judul Asli:

Pengentasan Kemiskinan: Belajar Dari Kegagalan Orde Baru

Dinamika pengentasan kemiskinan di Indonesia cukup menarik untuk dikaji. upaya mencari bentuk ideal terus menerus berproses secara dialektik guna menuju rumusan strategis yang sesuai dengan persoalan kemiskinan kontemporer. Orde baru dengan berbagai program pengentasan kemiskinannya menarik untuk dikaji sebagai pembelaran dimasa mendatang. Diantaranya Program Inpres Desa Tertinggal (IDT), Tabungan Keluarga Sejahtera (Takesra) dan Kredit Usaha Keluarga Sejahtera (Kukesra). Strategi developmentalistik, basic need serta sentralistik lebih dominan dilakukan pada masa orde baru. Ketika upaya tersebut dipertanyakan maka mucul wacana pembaharuan berbasis partisipasi (sentralistik menjadi partisipatif). Wacana empowerment menjadi alternatif ketika pendekatan developmentaslitik dinilai mengalami kegagalan. Untuk keberhasilan empowerment perlu diperhatikan prasyarat: (1)kesadaran sinergis bersama masyarakat dan pemerintah (2) Efektifitas kelompok sasaran melalui identifikasi yang komprehensif. (3) Pemisahan kelompok sasaran, miskin produktif – non produktif (4) Koordinasi dan sinkronisasi program antar instansi
atau lintas sektor (5) Penataan ulang managemen fasilitator (6) Reformasi birokrasi.

Full paper Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website